Terimakasih
Sempatkanlah untuk klik iklan, karena itu gratis...!

Bambang Irawan Nilai Jalur Kereta Api Jadi Solusi Jangka Panjang Perkuat Hilirisasi di Kalteng

Bambang Irawan Nilai Jalur Kereta Api Jadi Solusi Jangka Panjang Perkuat Hilirisasi di Kalteng
Wakil Komisi II DPRD Kalteng Bambang Irawan

MAHARATINEWS, Palangka Raya Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Tengah Bambang Irawan menyatakan dukungannya terhadap rencana pembangunan jalur kereta api di Pulau Kalimantan yang diusulkan menjadi bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN). Menurutnya, keberadaan moda transportasi tersebut akan menjadi fondasi penting dalam memperkuat hilirisasi sumber daya alam sekaligus meningkatkan daya saing ekonomi daerah.

Bambang mengatakan selama ini distribusi komoditas unggulan Kalimantan Tengah masih bergantung pada angkutan darat yang menggunakan jalan umum. Kondisi tersebut tidak hanya meningkatkan biaya logistik, tetapi juga mempercepat kerusakan infrastruktur jalan akibat tingginya mobilitas kendaraan bertonase besar.

“Kehadiran jalur kereta api akan menjadi solusi jangka panjang bagi Kalimantan Tengah. Distribusi hasil tambang, perkebunan, maupun komoditas lainnya akan lebih efisien, sementara beban jalan umum dapat berkurang secara signifikan,” ujar Bambang di ruang Komisi II DPRD Kalteng, Senin (8/6/2026).

Ia menjelaskan, gagasan pembangunan rel kereta api bukanlah wacana baru. Sejak lebih dari satu dekade lalu, konsep tersebut telah muncul sebagai bagian dari strategi pengembangan kawasan industri dan hilirisasi sumber daya alam di Kalimantan Tengah. Namun hingga kini, realisasinya belum terwujud.

Menurut Bambang, percepatan pembangunan infrastruktur transportasi harus menjadi perhatian serius apabila pemerintah ingin meningkatkan nilai tambah komoditas daerah. Dengan tersedianya jaringan logistik yang memadai, aktivitas industri akan lebih kompetitif dan mampu menarik investasi baru.

“Hilirisasi membutuhkan sistem transportasi yang kuat. Kalau logistik masih mengandalkan jalan umum, biaya produksi menjadi tinggi dan infrastruktur kita semakin cepat rusak. Kereta api dapat menjadi jawaban atas persoalan tersebut,” katanya.

Meski mendukung penuh rencana tersebut, Bambang mengingatkan agar pemerintah melakukan perencanaan secara matang, baik dari aspek teknis maupun pembiayaan. Ia menilai proyek berskala nasional harus disusun dengan prinsip kehati-hatian agar tidak menimbulkan beban fiskal yang berlebihan di masa mendatang.

Selain mendukung pertumbuhan sektor industri, Bambang optimistis pembangunan jalur kereta api akan membuka pusat-pusat ekonomi baru, memperluas kesempatan kerja, dan meningkatkan konektivitas antarwilayah di Kalimantan Tengah. Ia berharap proyek tersebut benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat serta menjadi pendorong percepatan pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan. (mnc-neha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *