MAHARATINEWS, Palangka Raya – Pemerintah Kota Palangka Raya memperluas sebaran Pasar Ramadan 2026 dengan membuka tujuh titik Pasar Wadai di berbagai kawasan kota. Melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Perindustrian (DPKUKMP), Pemko menargetkan akses belanja takjil makin dekat sekaligus peluang usaha kian merata bagi pedagang musiman.
Pelaksana Tugas Kepala DPKUKMP Kota Palangka Raya, Samsul Rizal, menyebut jumlah lokasi bertambah dibanding tahun lalu.
“Tahun ini ada dua titik baru, yakni di Halaman Gedung Juang dan Pasar Datah Manuah. Penambahan ini kami lakukan agar masyarakat lebih mudah menjangkau Pasar Ramadan,” ujar Samsul, Rabu (18/2/2026).
Pemko menjadwalkan operasional Pasar Wadai mulai 19 Februari 2026. DPKUKMP menyiapkan total 488 lapak yang disesuaikan dengan luas dan kapasitas masing-masing lokasi. “Kami atur jumlah lapak agar tertib dan tidak menumpuk di satu titik,” kata Samsul.
DPKUKMP memetakan sebaran lapak di tujuh lokasi, yakni depan SMA Negeri 1 Palangka Raya sebanyak 208 lapak, Masjid Shalahuddin Universitas Palangka Raya 60 lapak, Pasar Kahayan 24 lapak, Masjid Al Husna 48 lapak, Masjid Kubah Kecubung 38 lapak, Pasar Datah Manuah 70 lapak, serta Halaman Gedung Juang 40 lapak.
Samsul menegaskan strategi sebaran ini bertujuan mengurai kepadatan pengunjung sekaligus memberi ruang usaha yang adil bagi pelaku UMKM. “Dengan titik yang tersebar, warga bisa memilih lokasi terdekat. Pedagang juga mendapatkan kesempatan berjualan yang lebih tertib dan nyaman,” ujarnya.
Selain penataan lokasi, DPKUKMP menyiapkan pengawasan kebersihan dan ketertiban bersama lintas perangkat daerah. Pemko juga mengimbau pedagang menjaga higienitas pangan dan mematuhi ketentuan lapak.
“Kami ingin Pasar Ramadan jadi ruang ekonomi rakyat yang aman, bersih, dan hidup,” pungkas Samsul.
Dengan tujuh titik Pasar Wadai dan ratusan lapak siap beroperasi, Palangka Raya bersiap menyambut Ramadan 1447 H dengan denyut ekonomi yang lebih merata dan ramah bagi warga. (mnc-lesta)

