Terimakasih
Sempatkanlah untuk klik iklan, karena itu gratis...!

Dewan Kalteng Serukan Peningkatan Kesejahteraan di Momentum Hari Guru Nasional

Dewan Kalteng Serukan Peningkatan Kesejahteraan di Momentum Hari Guru Nasional
Wakil Ketua II DPRD Kalteng, Muhammad Ansyari.

MAHARATINEWS, Palangka Raya – Peringatan Hari Guru Nasional yang jatuh pada 25 November menjadi momen penting bagi DPRD Provinsi Kalimantan Tengah untuk kembali menyuarakan perhatian terhadap nasib para pendidik, terutama terkait kesejahteraan dan dukungan pemerintah daerah.

Di tengah tantangan pendidikan yang terus berkembang, para guru diharapkan tidak hanya menjadi garda terdepan dalam mencerdaskan bangsa, tetapi juga memperoleh hak dan fasilitas yang layak.

Wakil Ketua II DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Ansyari, menegaskan bahwa Hari Guru tidak boleh sekadar seremoni, tetapi harus menjadi pengingat bahwa masih banyak guru yang menghadapi keterbatasan finansial dan fasilitas.

“Sebagai wakil rakyat, saya menyuarakan ini sebagai bentuk kepedulian dan keprihatinan, karena faktanya masih banyak guru-guru kita yang belum sejahtera,” ujarnya.

Ansyari menekankan bahwa kesejahteraan guru perlu menjadi prioritas bersama, termasuk bagi pemerintah daerah.

“Kita ingin pemerintah daerah memberikan perhatian lebih, baik dari sisi peningkatan honor, pemerataan tunjangan, maupun penyediaan sarana pendukung mengajar, terutama bagi guru yang bertugas di daerah terpencil,” katanya.

Ia menambahkan bahwa guru di Kalimantan Tengah memiliki tantangan yang lebih berat dibandingkan di daerah perkotaan karena kondisi geografis yang luas dan beragam.

“Banyak guru di pelosok yang harus menempuh jarak jauh, mengajar dengan fasilitas terbatas. Mereka layak mendapatkan kebijakan afirmatif dari pemerintah,” tegasnya.

Pada momentum Hari Guru Nasional ini, Ansyari berharap agar perhatian terhadap pendidikan tidak berhenti pada slogan. Guru harus dihargai bukan hanya melalui ucapan terima kasih, tetapi melalui kebijakan nyata yang meningkatkan kualitas hidup mereka.

“Jika guru sejahtera dan didukung penuh, maka anak-anak khususnya di Kalteng akan menerima pendidikan yang jauh lebih baik,” tutupnya. (mnc-red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *