Terimakasih
Sempatkanlah untuk klik iklan, karena itu gratis...!

Alumni SMAN 2 Palangka Raya Ini Sukses Jalankan KKN Berbasis SDGs di Desa Bakalrejo Lamongan

Alumni SMAN 2 Palangka Raya Ini Sukses Jalankan KKN Berbasis SDGs di Lamongan
Eleazar Josiah Tirtakusuma (Alumni SMAN 2 Palangka Raya).

MAHARATINEWS, Lamongan – Eleazar Josiah Tirtakusuma, alumni SMAN 2 Palangka Raya, sukses melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) bersama tim BBK 7 Universitas Airlangga di Desa Bakalrejo, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan. Kegiatan pengabdian masyarakat tersebut berlangsung selama hampir satu bulan, mulai 6 Januari hingga 2 Februari 2025.

Mahasiswa yang akrab disapa Jojo ini merupakan penerima jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNMBT) dan kini menempuh pendidikan di Fakultas Hukum Universitas Airlangga. Selama pelaksanaan KKN, Jojo bersama tim BBK 7 mengusung sejumlah program unggulan yang berorientasi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

“Kampus memang mengarahkan agar seluruh program KKN selaras dengan SDGs. Karena itu, kami menyusun program dalam empat kategori, yakni lingkungan, akademik, kesehatan, dan ekonomi,” ujar Jojo, Senin (2/2/2026).

Program unggulan yang dilaksanakan antara lain Lokakarya BriPadi berupa pelatihan pembuatan briket dari sekam padi, penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bagi siswa sekolah dasar, lokakarya pembuatan Eco Enzyme, serta program bimbingan belajar untuk meningkatkan literasi dan numerasi siswa SD sepanjang Januari 2026.

Jojo menegaskan bahwa tujuan utama KKN tidak hanya sebatas memenuhi kewajiban akademik, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat desa.

“Goal utama kami bukan hanya belajar bersama masyarakat, tetapi mendorong kemajuan desa. Ukurannya adalah tercapainya target SDGs sesuai amanat PBB,” jelasnya.

Ia mengaku bangga karena seluruh program mendapat sambutan positif dari masyarakat Desa Bakalrejo. “Kami berharap wawasan dan praktik yang kami bagikan, seperti pembuatan briket dan eco enzyme, bisa terus dipraktikkan oleh warga,” tambahnya.

Sebulan mengabdi di Desa Bakalrejo memberikan pengalaman berharga bagi para mahasiswa lintas fakultas yang tergabung dalam BBK 7. Kelompok ini dipimpin langsung oleh Jojo, yang dikenal aktif dan berkomitmen dalam kegiatan sosial.

Saat ditanya mengenai rencana setelah lulus, Jojo menyampaikan keterbukaannya untuk kembali mengabdi di Kalimantan Tengah. “Jika dikehendaki Yang Maha Kuasa, saya siap kembali dan berbakti untuk daerah,” ujarnya.

Pengabdian Jojo menjadi bukti bahwa generasi muda Kalimantan Tengah mampu berkontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat, sekaligus membawa semangat Bumi Tambun Bungai ke tingkat nasional. (mnc-red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *