Terimakasih
Sempatkanlah untuk klik iklan, karena itu gratis...!

DPRD Kalteng Dorong Percepatan Keuangan Digital demi Pemerataan Manfaat Ekonomi

DPRD Kalteng Dorong Percepatan Keuangan Digital demi Pemerataan Manfaat Ekonomi
Anggota Komisi I DPRD Kalimantan Tengah, Purdiono

MAHARATINEWS, Palangka Raya – Anggota Komisi I DPRD Kalimantan Tengah, Purdiono, menilai percepatan pengembangan layanan keuangan digital sebagai langkah strategis untuk memastikan manfaat pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat di Bumi Tambun Bungai.

Ia menyampaikan bahwa transformasi layanan keuangan menuju sistem digital bukan sekadar mengikuti perkembangan teknologi, tetapi merupakan bagian penting dari upaya mendorong kemajuan ekonomi daerah secara inklusif. Dengan sistem yang lebih modern, masyarakat diharapkan memiliki akses yang lebih luas terhadap berbagai layanan keuangan.

Menurut Purdiono, keuangan digital memiliki peran penting dalam menjembatani kesenjangan akses, terutama bagi masyarakat yang selama ini belum tersentuh layanan perbankan konvensional. Warga di wilayah pedesaan, daerah terpencil, serta kelompok ekonomi menengah ke bawah menjadi pihak yang paling diharapkan merasakan dampak positif dari kebijakan ini.

“Layanan keuangan digital membuka peluang baru bagi masyarakat untuk terlibat aktif dalam kegiatan ekonomi, baik sebagai pelaku usaha maupun sebagai konsumen,” ujarnya, Kamis (5/2/2026).

Ia menekankan bahwa penguatan inklusi keuangan digital tidak boleh hanya berfokus pada aspek teknologi. Ada tiga hal utama yang harus menjadi perhatian bersama agar transformasi ini berjalan efektif dan berkelanjutan.

“Pertama, akses harus mudah dan terjangkau bagi semua. Kedua, literasi keuangan digital perlu diperkuat agar masyarakat paham dan mampu memanfaatkan layanan tersebut dengan aman. Ketiga, setiap warga harus memiliki kesempatan yang setara untuk berkembang melalui aktivitas ekonomi berbasis digital,” jelasnya.

Purdiono menambahkan, ketiga aspek tersebut harus dijalankan secara bersamaan agar ekosistem keuangan digital di Kalimantan Tengah dapat tumbuh sehat dan berkeadilan. Tanpa literasi dan pemerataan akses, layanan digital justru berpotensi menciptakan kesenjangan baru.

Dengan sistem keuangan digital yang inklusif, ia optimistis pertumbuhan ekonomi daerah tidak hanya akan meningkat dari sisi kecepatan, tetapi juga kualitasnya. Manfaat ekonomi diyakini dapat menjangkau hingga ke pelosok daerah, tidak lagi terpusat di kawasan perkotaan.

“Tujuan akhirnya adalah pertumbuhan ekonomi yang merata dan berkelanjutan, sehingga seluruh masyarakat Kalteng bisa ikut merasakan hasil pembangunan,” pungkasnya. (mnc-neha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *