MAHARATINEWS – Palangka Raya, Pusat Analisis Keparlemenan DPR RI mengunjungi Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah (Disdik Kalteng) pada Kamis (20/2/2025) untuk mengevaluasi kebijakan sekolah gratis.
Kunjungan ini bertujuan mengumpulkan data dan masukan terkait implementasi program tersebut di Kalteng sebagai bahan pertimbangan dalam perumusan kebijakan pendidikan nasional.
Analisis Legislatif Ahli Madya, Elga Andina, menyatakan bahwa DPR RI ingin memastikan kebijakan pendidikan tidak hanya berpihak pada kota besar, tetapi juga menjangkau daerah-daerah lain.
“Komisi X ingin memahami implementasi kebijakan pendidikan di berbagai wilayah agar kebijakan yang dibuat lebih menyeluruh dan bermanfaat bagi semua,” kata Elga.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, yang diwakili Kepala Bidang SMK, Tutang, memaparkan bahwa sekolah gratis merupakan program prioritas pemerintah daerah.
“Program ini bertujuan meningkatkan akses serta kualitas pendidikan, khususnya bagi siswa dari keluarga kurang mampu,” jelasnya.
Pendanaan sekolah gratis di Kalteng berasal dari Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang didanai APBN, Biaya Operasional Penyelenggaraan (BOP) Pendidikan dari APBD, serta BOSDA.
Selain itu, pemerintah juga menyalurkan bantuan seragam sekolah melalui APBD Dinas Pendidikan Kalteng untuk mendukung keberlangsungan program.
Kunjungan ini menjadi langkah penting dalam memastikan kebijakan pendidikan yang lebih inklusif dan merata. (mnc-red)

