MAHARATINEWS, Palangka Raya – Anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Abdul Hafid, mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap ancaman kejahatan siber yang terus berkembang di tengah kemajuan teknologi informasi. Ia menegaskan, kemudahan yang ditawarkan dunia digital harus diimbangi dengan kesadaran akan risiko kejahatan yang mengintai di ruang maya.
“Kita harus akui, kemajuan teknologi ini membawa banyak kemudahan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, di sisi lain, kita juga harus waspada terhadap potensi kejahatan yang mengintai di dunia maya,” ujarnya, Minggu (2/11/2025).
Menurutnya, berbagai bentuk kejahatan siber kini semakin marak, mulai dari phishing atau pencurian data pribadi melalui situs dan email palsu, hingga ransomware yang dapat mengunci dan merusak sistem digital.
“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Kalimantan Tengah untuk lebih berhati-hati dalam beraktivitas di dunia maya. Jangan mudah percaya dengan tawaran atau iming-iming yang tidak masuk akal,” tegas Legislator Partai Amanat Nasional (PAN) itu.
Abdul Hafid juga mengingatkan agar masyarakat rutin memperbarui sistem keamanan perangkat elektronik dan menggunakan kata sandi yang kuat. Ia menilai, kebiasaan kecil seperti itu dapat menjadi benteng awal mencegah kejahatan siber.
“Keamanan digital itu tanggung jawab bersama. Kita harus membiasakan diri bersikap waspada dan cerdas dalam menggunakan teknologi,” katanya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya edukasi literasi digital, terutama bagi generasi muda yang paling aktif di internet.
“Anak-anak muda perlu dibekali pemahaman tentang keamanan data pribadi dan etika bermedia sosial. Dengan pengetahuan yang cukup, mereka bisa lebih terlindungi dari tindak kejahatan siber,” ujarnya.
Ia menutup dengan pesan agar masyarakat tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga pengguna yang cerdas dan bertanggung jawab. (mnc-lesta)

