MAHARATINEWS, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah menegaskan bahwa efisiensi anggaran yang diberlakukan pemerintah pusat menjadi ujian nyata pada tahun pertama kepemimpinannya. Meski baru menjabat sekitar sebelas bulan lebih, ia mengaku langsung dihadapkan pada keterbatasan fiskal yang menuntut kerja ekstra dan pengambilan keputusan sulit.
Hal itu ditegaskan Gubernur usai melaksanakan olah raga bersama Ketua PWI, IJTI, AMSI, SPS, AJI, AWPI, IPJI, Pewarna, PJS dan Media Mitra Pemprov Kalteng di Halaman Istana Isen Mulang, Palangka Raya, Sabtu (31/1/2026).
“Jujur saja, kami baru berjalan kurang lebih sebelas bulan sepuluh hari. Sukanya bisa berkumpul dengan masyarakat dan ASN. Dukanya, begitu kami menjabat, langsung menghadapi efisiensi anggaran yang luar biasa,” ujarnya.
Ia membandingkan kondisi birokrasi dengan dunia usaha yang pernah digelutinya. Menurutnya, dalam pemerintahan setiap langkah harus berpijak pada regulasi dan anggaran yang ketat. “Kalau pengusaha sekatnya kecil, kalau pemerintah ada payung hukum, ada aturan, ada proses,” katanya.
Gubernur mengakui tekanan kerja berdampak pada kondisi kesehatannya. Bahkan saat menjalani perawatan, ia tetap memimpin pembahasan anggaran.
“Walaupun saya sakit, diinfus, tidak makan, kami tetap rapat membahas anggaran di rumah sakit. Ini tanggung jawab kami kepada masyarakat Kalimantan Tengah,” tegasnya.
Dalam kondisi efisiensi, Pemprov memangkas sejumlah pos belanja seperti perjalanan dinas, honor kegiatan, pertemuan di hotel, hingga biaya operasional yang dinilai tidak mendesak.
“Perjalanan dinas dipangkas, TPP kami evaluasi, honor-honor kami kurangi. Bahkan saya pribadi tidak mengambil,” ungkapnya.
Meski demikian, Gubernur memastikan sektor dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan bantuan sosial tetap berjalan. “Sekolah gratis, kuliah gratis tetap ada. Layanan kesehatan dasar sampai penyakit berat tetap gratis bagi masyarakat tidak mampu,” ujarnya.
Ia menegaskan, efisiensi bukan alasan untuk berhenti bekerja. “Kalau salah, kritik kami. Jangan biarkan kami berjalan sendiri,” tutupnya. (mnc-lesta)

