Terimakasih
Sempatkanlah untuk klik iklan, karena itu gratis...!

Tomy Irawan Soroti Permasalahan MBG, DPRD Dorong Perbaikan Pelaksanaan

Tomy Irawan Soroti Permasalahan MBG, DPRD Dorong Perbaikan Pelaksanaan
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Tomy Irawan Diran.

MAHARATINEWS, Palangkaraya – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Tomy Irawan Diran, menyoroti berbagai persoalan dalam pelaksanaan program MBG yang dinilai belum berjalan optimal di sejumlah wilayah. Ia menegaskan, DPRD akan terus mengawal program tersebut agar benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Tomy menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima sejumlah laporan dari masyarakat terkait kendala dalam pelaksanaan MBG. Laporan tersebut mencakup persoalan teknis hingga distribusi yang dinilai belum merata.

“Kami sudah menerima berbagai masukan dari masyarakat. Ini menjadi perhatian serius bagi kami di DPRD untuk segera ditindaklanjuti,” ujar Tomy, Senin (20/4/2026).

Ia menjelaskan, dalam beberapa kesempatan, DPRD juga telah melakukan pembahasan bersama pihak terkait untuk mencari solusi atas permasalahan tersebut. Menurutnya, langkah evaluasi perlu dilakukan secara menyeluruh agar program MBG dapat berjalan sesuai tujuan.

“Program ini pada dasarnya baik, tetapi dalam pelaksanaannya masih ada kendala yang harus segera diperbaiki. Evaluasi itu penting agar ke depan bisa lebih maksimal,” jelasnya.

Selain itu, Tomy menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah daerah dan pihak pelaksana di lapangan. Ia menilai, kurangnya komunikasi menjadi salah satu faktor yang menyebabkan program belum berjalan optimal.

“Koordinasi harus diperkuat. Semua pihak harus duduk bersama agar permasalahan di lapangan bisa diselesaikan dengan cepat,” tegasnya.

Ia juga mendorong pemerintah daerah untuk lebih responsif terhadap keluhan masyarakat, sehingga setiap kendala yang muncul dapat segera diatasi tanpa menimbulkan dampak yang lebih luas.

Di akhir pernyataannya, Tomy menegaskan komitmen DPRD untuk terus melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program MBG. Ia berharap, dengan adanya perbaikan dan evaluasi, program tersebut dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran di seluruh wilayah Kalimantan Tengah. (mnc-neha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *