Terimakasih
Sempatkanlah untuk klik iklan, karena itu gratis...!

Hari Kartini di Kalteng: Dari Lomba Anak, Pemprov Tekankan Fondasi Karakter Sejak Dini

Hari Kartini di Kalteng: Dari Lomba Anak, Pemprov Tekankan Fondasi Karakter Sejak Dini
Bunda PAUD Kalteng, Aisyah Thisia Agustiar, saat berkomunikasi dengan peserta.

MAHARATINEWS, Palangka Raya Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menggelar lomba fashion show dan mewarnai bersama Bunda PAUD dalam rangka memperingati Hari Kartini ke-147 tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Kalteng, Senin (27/4/2026), dengan melibatkan anak-anak usia dini dalam suasana edukatif dan penuh keceriaan.

Bunda PAUD Kalteng, Aisyah Thisia Agustiar, menegaskan bahwa peringatan Hari Kartini tidak boleh berhenti sebagai seremoni tahunan. Ia menyebut momentum ini harus dimanfaatkan untuk menanamkan nilai perjuangan, kemandirian, dan semangat belajar sejak usia dini.

“Semangat Kartini harus diwariskan agar anak-anak tumbuh percaya diri, kreatif, dan berkarakter,” ujarnya.

Melalui lomba fashion show, anak-anak didorong berani tampil dan mengenal keberagaman budaya, termasuk kebanggaan mengenakan busana adat dan kreasi lokal. Sementara lomba mewarnai menjadi ruang bagi anak mengekspresikan imajinasi dan perasaan secara bebas.

Mewakili Gubernur Agustiar Sabran, Penjabat Sekretaris Daerah Linae Victoria Aden menekankan pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebagai fondasi utama pembangunan sumber daya manusia. Ia menilai, kegiatan seperti ini bukan sekadar perlombaan, tetapi bagian dari proses pembelajaran karakter.

“Anak-anak sedang belajar berani, kreatif, dan percaya diri. Ini bagian dari pembentukan generasi emas,” tegasnya.

Pemprov Kalteng juga menegaskan komitmennya memperkuat kualitas PAUD melalui berbagai langkah strategis, mulai dari pemerataan akses hingga ke wilayah pedalaman, peningkatan kualitas tenaga pendidik, hingga integrasi layanan pendidikan dengan kesehatan, gizi, dan perlindungan anak.

Selain itu, pemerintah mendorong kolaborasi lintas sektor serta pemanfaatan teknologi pembelajaran untuk menjawab tantangan pendidikan di era modern.

Peringatan Hari Kartini tahun ini menjadi pengingat bahwa pembangunan karakter tidak dimulai di bangku sekolah menengah, melainkan sejak usia dini—ketika nilai, keberanian, dan kreativitas mulai dibentuk. (mnc-lesta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *