MAHARATINEWS, Palangkaraya — Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Tengah turun langsung meninjau kondisi ruas Jalan Sampit–Samuda di Kabupaten Kotawaringin Timur guna memastikan rencana pembangunan tahun 2026 berjalan sesuai kebutuhan lapangan. Peninjauan ini menjadi bagian dari komitmen legislatif dalam mengawal realisasi anggaran infrastruktur daerah, Selasa (3/3/2026).
Kunjungan kerja tersebut dipimpin Ketua Komisi IV, Lohing Simon, didampingi Wakil Ketua M. Rosdi Gozali, Sekretaris Komisi Sirajul Rahman, serta anggota Abdul Hafid. Mereka memfokuskan perhatian pada rencana peningkatan jalan sepanjang tujuh kilometer dengan alokasi anggaran Rp10 miliar untuk pelapisan setebal empat sentimeter.
Dari hasil peninjauan, rombongan menemukan sejumlah titik kerusakan yang tergolong parah. Kondisi tersebut dinilai berpotensi menghambat mobilitas warga dan distribusi barang jika tidak segera ditangani secara maksimal. Lohing Simon menegaskan bahwa anggaran yang telah disahkan harus dioptimalkan agar tepat sasaran.
“Kunjungan ini untuk memastikan rencana pembangunan 2026 benar-benar berjalan. Anggaran yang sudah disetujui harus kita kawal pelaksanaannya,” ujarnya.
Meski demikian, ia mengakui nilai anggaran Rp10 miliar belum mencukupi untuk peningkatan menyeluruh sepanjang tujuh kilometer. Keterbatasan tersebut berpotensi membuat hasil pekerjaan kurang maksimal apabila tidak ada tambahan dukungan dana.
Anggota Komisi IV, Abdul Hafid, menambahkan bahwa perbaikan ruas Jalan Sampit–Samuda merupakan kebutuhan mendesak masyarakat, terutama dalam menunjang akses transportasi dan aktivitas ekonomi. Ia menegaskan pihaknya akan mengupayakan penambahan anggaran melalui perubahan APBD mendatang.
Komisi IV berencana membahas kebutuhan tambahan tersebut bersama pemerintah daerah agar peningkatan jalan dapat terealisasi sesuai target. Dengan langkah itu, DPRD berharap proyek ini benar-benar memberi manfaat langsung bagi masyarakat Kotawaringin Timur dan memperlancar konektivitas antarwilayah. (mnc-neha)

