MAHARATINEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memperkuat upaya membangun budaya keselamatan transportasi dengan membuka Diklat Pemberdayaan Masyarakat Bidang Perhubungan Tahun 2026 di Aula BPSDM Provinsi Kalimantan Tengah, Selasa (10/2/2026).
Kepala Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Darat, Bambang Siswoyo, secara resmi membuka kegiatan yang diselenggarakan Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Darat (BP2TD) Mempawah tersebut.
Pemerintah daerah menilai pelatihan ini menjadi instrumen penting untuk memperkuat kapasitas masyarakat menghadapi tantangan keselamatan berlalu lintas di Kalimantan Tengah yang memiliki wilayah luas dan karakter geografis beragam.
Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran, melalui sambutan yang dibacakan Kepala Dinas Perhubungan Kalteng Yulindra Dedy, menekankan urgensi penguatan sumber daya manusia di sektor perhubungan.
“Diklat ini mendorong masyarakat terlibat langsung dalam menciptakan transportasi yang aman dan berkeselamatan, mulai dari pengguna jalan hingga pengelola angkutan barang,” kata Yulindra membacakan pesan Gubernur.
Pemprov Kalteng mengaitkan program ini dengan visi “Kalteng BERKAH, Kalteng Maju” yang menempatkan keselamatan sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan.
Pemerintah juga menyoroti persoalan kendaraan Over Dimension dan Over Loading (ODOL) yang berdampak pada kerusakan jalan dan meningkatnya risiko kecelakaan. Melalui penerapan Pergub Nomor 33 Tahun 2023 tentang RAK LLAJ, Pemprov memperkuat penanganan keselamatan lintas sektor secara terpadu.
Yulindra Dedy menegaskan Dishub Kalteng mendorong peserta menjadi penggerak perubahan di lingkungannya. “Keselamatan bukan urusan pemerintah semata. Peserta kami dorong menjadi agen perubahan yang menularkan praktik aman di jalan,” ujarnya.
Diklat ini melibatkan pelajar, mahasiswa, masyarakat umum, dan asosiasi transportasi dengan materi keselamatan berlalu lintas, pengemudi angkutan barang berkeselamatan, serta juru parkir berkeselamatan. Pemprov berharap implementasi materi di lapangan mempercepat terbangunnya budaya keselamatan transportasi di Kalimantan Tengah. (mnc-lesta)


