Terimakasih
Sempatkanlah untuk klik iklan, karena itu gratis...!

Wagub Kalteng Hadiri Paripurna Penutupan dan Pembukaan Masa Persidangan DPRD Tahun 2026

Wagub Kalteng Hadiri Paripurna Penutupan dan Pembukaan Masa Persidangan DPRD Tahun 2026
Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Edy Pratowo saat menghadiri Rapat Paripurna ke-11 Penutupan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025 sekaligus Rapat Paripurna ke-1 Pembukaan Masa Persidangan II Tahun Sidang 2026.

MAHARATINEWS, Palangka Raya –  Komitmen memperkuat sinergi antara eksekutif dan legislatif kembali ditegaskan dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalimantan Tengah yang digelar pada awal tahun. Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Edy Pratowo menghadiri Rapat Paripurna ke-11 Penutupan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025 sekaligus Rapat Paripurna ke-1 Pembukaan Masa Persidangan II Tahun Sidang 2026, Senin (5/1/2026), di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalimantan Tengah.

Rapat paripurna tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Tengah Arton S. Dohong dan dihadiri para anggota DPRD, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, termasuk Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah dan Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Karo Adpim) Johni Sonder.

Agenda utama rapat diisi dengan penyampaian laporan hasil reses anggota DPRD dari lima daerah pemilihan (dapil) se-Kalimantan Tengah yang dilaksanakan pada 2–9 November 2025. Laporan tersebut merangkum beragam aspirasi masyarakat, mulai dari kebutuhan infrastruktur, penguatan ekonomi dan kesejahteraan rakyat, sosial dan kepemudaan, hingga sektor pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, dan pendidikan.

Dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur Edy Pratowo saat membacakan sambutan Gubernur menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan reses yang dilakukan para anggota DPRD. Ia menilai reses memiliki peran strategis sebagai sarana menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.

“Melalui reses, aspirasi, harapan, bahkan keluhan masyarakat dapat didengar secara langsung, sehingga menjadi bahan penting dalam perumusan kebijakan pembangunan daerah,” ujar Edy Pratowo.

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap koordinasi dan kolaborasi antara eksekutif dan legislatif terus diperkuat agar kebijakan yang dihasilkan mampu menghadirkan kesejahteraan nyata bagi masyarakat di Bumi Tambun Bungai, Bumi Pancasila, Tanah Berkah Kalimantan Tengah.

Sementara itu, Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong menekankan pentingnya menjaga harmoni dan sinergi antarlembaga. “Kita perlu memperkuat semangat kolegialitas, pendalaman kajian ilmiah, serta dialog konstruktif dengan pemerintah, akademisi, dan masyarakat agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar berkualitas dan berpihak pada rakyat,” tegasnya.

Rapat paripurna ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan komitmen bersama dalam mendorong pembangunan Kalimantan Tengah yang inklusif, responsif, dan berkelanjutan. (mnc-lesta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *