Terimakasih
Sempatkanlah untuk klik iklan, karena itu gratis...!

Pemprov Kalteng Bergerak Cepat Tangani Kebakaran Mendawai Sosial, Fokuskan Pengungsian dan Logistik Warga

Pemprov Kalteng Bergerak Cepat Tangani Kebakaran Mendawai Sosial, Fokuskan Pengungsian dan Logistik Warga
Lokasi kebakaran di Mendawai, Palangka Raya.

MAHARATINEWS, Palangka Raya Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bergerak cepat menangani dampak kebakaran yang melanda kawasan Jalan Mendawai Sosial, Kota Palangka Raya, Sabtu sore (21/2/2026).

Melalui koordinasi lintas perangkat daerah, Pemprov Kalteng memastikan proses penanganan darurat, pendataan korban, hingga pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak berjalan terarah dan terukur.

Pemprov Kalteng mengerahkan BPBD Provinsi Kalimantan Tengah untuk memimpin penanganan di lapangan sekaligus mengoordinasikan dukungan logistik bersama pemerintah kota dan unsur terkait. Kepala Pelaksana BPBD Kalteng, Ahmad Toyib, turun langsung meninjau lokasi untuk memastikan respons darurat berlangsung cepat serta pendataan korban akurat.

“Kami memastikan seluruh proses penanganan berjalan optimal. Tim melakukan assessment cepat sejak hari kejadian dan hari ini kami perkuat verifikasi data agar bantuan tepat sasaran,” tegas Ahmad Toyib di lokasi, Minggu.

Berdasarkan data sementara, kebakaran berdampak pada 15 rumah warga. Di RT 01, api merusak 8 rumah yang dihuni 10 kepala keluarga atau 42 jiwa. Sementara di RT 05, kebakaran menghanguskan 7 rumah dengan 8 kepala keluarga atau 36 jiwa. Total warga terdampak mencapai 78 jiwa. Selain kerugian material, satu warga mengalami luka bakar dan telah mendapatkan penanganan medis.

Pemprov Kalteng memastikan koordinasi dengan fasilitas kesehatan berjalan untuk memantau kondisi korban luka. Di sisi lain, pemerintah daerah memprioritaskan penyediaan tempat pengungsian sementara yang lebih layak bagi warga yang saat ini masih menumpang di rumah kerabat dan tetangga sekitar lokasi kejadian.

“Kami memprioritaskan penyediaan lokasi pengungsian sementara, seperti aula sosial, agar warga terdampak memiliki tempat yang lebih aman dan layak. Kebutuhan dasar seperti palet, matras, dan selimut juga kami siapkan,” jelas Ahmad Toyib.

Selain respons darurat, Pemprov Kalteng mendorong langkah pencegahan di kawasan permukiman padat. Pemerintah mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya dengan memeriksa instalasi listrik dan penggunaan peralatan rumah tangga yang berisiko memicu api.

Melalui sinergi perangkat daerah, Pemprov Kalteng menegaskan komitmen hadir di tengah masyarakat terdampak bencana. Pemerintah menargetkan penanganan kebakaran Mendawai Sosial tidak hanya fokus pada bantuan darurat, tetapi juga pemulihan bertahap agar warga dapat kembali menjalani aktivitas secara aman dan bermartabat. (mnc-lesta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *