Terimakasih
Sempatkanlah untuk klik iklan, karena itu gratis...!

Inflasi Kalteng Februari 2026 Capai 5,06 Persen, Palangka Raya Tertinggi

Inflasi Kalteng Februari 2026 Capai 5,06 Persen, Palangka Raya Tertinggi
Kepala BPS Kalteng Agnes Widiastuti saat menyampaikan rilis.

MAHARATINEWS, Palangkaraya — Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti, menyampaikan perkembangan Indeks Harga Konsumen (IHK) Februari 2026 yang menunjukkan inflasi tahunan atau year-on-year (y-on-y) sebesar 5,06 persen.

Angka tersebut mencerminkan dinamika kenaikan harga sejumlah komoditas di wilayah Kalimantan Tengah dalam kurun waktu satu tahun terakhir, senin (2/3/2026).

Ia menjelaskan, pada Februari 2026 IHK Provinsi Kalimantan Tengah tercatat sebesar 110,91. Inflasi y-on-y tertinggi terjadi di Kota Palangka Raya sebesar 5,17 persen dengan IHK 110,09. Sementara itu, inflasi y-on-y terendah terjadi di Kabupaten Sukamara sebesar 4,70 persen dengan IHK 112,34.

Agnes mengungkapkan bahwa inflasi y-on-y terjadi karena kenaikan harga pada sebagian besar kelompok pengeluaran. “Kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga mengalami kenaikan tertinggi sebesar 17,07 persen. Disusul kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 15,26 persen serta kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 4,21 persen,” ungkapnya.

Selain itu, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran naik 2,79 persen, kelompok pendidikan 2,71 persen, pakaian dan alas kaki 1,26 persen, kesehatan 1,25 persen, serta rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,53 persen.

Namun demikian, beberapa kelompok pengeluaran mengalami penurunan indeks. Kelompok transportasi turun 0,43 persen, perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga turun 0,21 persen, serta informasi, komunikasi, dan jasa keuangan turun 0,03 persen.

Untuk inflasi bulanan (month-to-month/m-to-m) Februari 2026 tercatat sebesar 0,46 persen, sedangkan inflasi tahun kalender (year-to-date/y-to-d) sebesar 0,85 persen. Agnes menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan harga guna memberikan gambaran akurat bagi pemerintah daerah dan masyarakat dalam mengambil langkah strategis pengendalian inflasi. (mnc-neha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *