MAHARATINEWS, Palangka Raya – Pemerintah Kota Palangka Raya menegaskan pentingnya menjadikan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW sebagai penggerak nilai moral di ruang publik, bukan sekadar seremoni tahunan.
Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin menghadiri Peringatan Isra Mi’raj 1447 H/2026 M yang dirangkai dengan pelantikan Pengurus Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kota Palangka Raya periode 2025–2029 di Aula Rumah Jabatan Wali Kota, Kamis (15/1/2026).
Kegiatan ini dihadiri unsur Forkopimda, Plh Sekda, kepala perangkat daerah di lingkungan Pemko Palangka Raya, tokoh agama, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan. Pemerintah daerah mendorong PHBI berperan lebih aktif menghidupkan agenda keagamaan yang berdampak langsung pada pembinaan umat dan penguatan harmoni sosial.
Dalam sambutannya, Fairid mengajak umat Islam menjadikan Isra Mi’raj sebagai momentum evaluasi diri dan penguatan karakter. Ia menekankan bahwa teladan Nabi Muhammad SAW tidak berhenti pada ritual, tetapi harus tercermin dalam etika bermasyarakat dan pelayanan publik.
“Peringatan Isra Mi’raj mengingatkan kita untuk memperbaiki kualitas ibadah dan akhlak. Nilai disiplin, kejujuran, dan tanggung jawab harus hadir dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam bekerja dan melayani masyarakat,” ujar Fairid.
Fairid juga menegaskan makna salat sebagai tiang agama yang menumbuhkan konsistensi moral. Ia meminta seluruh elemen, termasuk aparatur pemerintah dan pengurus PHBI, menghadirkan praktik keteladanan di tengah masyarakat agar nilai keagamaan terasa nyata, bukan sekadar slogan.
Pada kesempatan itu, Fairid mengucapkan selamat kepada pengurus PHBI yang baru dilantik. Ia meminta kepengurusan baru segera menyusun agenda kerja yang terukur dan kolaboratif dengan Pemko Palangka Raya.
“Jalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, bangun sinergi, dan pastikan kegiatan keagamaan memberi dampak langsung bagi umat,” tegasnya.
Pemko Palangka Raya berkomitmen mendukung program PHBI sepanjang selaras dengan penguatan toleransi, ketertiban umum, dan kualitas kehidupan beragama di kota ini. (mnc-lesta)

