Terimakasih
Sempatkanlah untuk klik iklan, karena itu gratis...!
Berita  

Farid Naparin Sebut Perayaan HUT Kota Palangka Raya Digelar Tanpa APBD

Farid Naparin Sebut Perayaan HUT Kota Palangka Raya Digelar Tanpa APBD
Walikota Palangka Raya Dairid Naparin saat berdialog bersam la wartawan dalam kegiatan silaturahmi.

MAHARATINEWS, Palangka Raya Pemerintah Kota Palangka Raya memastikan rangkaian peringatan Hari Jadi ke-61 Pemerintah Kota Palangka Raya dan Hari Jadi ke-69 Kota Palangka Raya Tahun 2026 tetap berlangsung meski tidak menggunakan anggaran dari APBD Kota Palangka Raya.

Wali Kota Palangka Raya, Farid Naparin, menegaskan keterbatasan anggaran tidak menjadi penghalang untuk menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Menurutnya, berbagai agenda yang telah disusun, termasuk Palangka Fair, dapat terlaksana berkat sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha.

“Bukan berarti tanpa anggaran dari APBD kita tidak bisa melaksanakan kegiatan. Seluruhnya dapat terlaksana berkat kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha” kata Farid, dalam acara silaturahmi bersama wartawan di caffe Jl. Lawu Kota Palangka Raya, Sabtu (13/6/2026) sore.

Ia menjelaskan, konsep kolaborasi tersebut sejalan dengan semangat pembangunan yang diusung Pemerintah Kota Palangka Raya melalui tagline KEREN. Salah satu nilai utama yang ingin ditanamkan adalah membangun kerja sama lintas sektor untuk mendorong kemajuan daerah.

“Seperti tagline kami, KEREN. Huruf ‘K’ berarti kolaborasi. Artinya, pembangunan kota tidak hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan dunia usaha, komunitas, dan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Palangka Fair menjadi salah satu agenda unggulan dalam rangkaian peringatan hari jadi Kota Palangka Raya. Kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga membuka ruang promosi dan pemasaran bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan di berbagai daerah, langkah Pemerintah Kota Palangka Raya dinilai menunjukkan bahwa inovasi dan kolaborasi dapat menjadi solusi untuk menjaga aktivitas ekonomi tetap bergerak.

Farid berharap semangat gotong royong yang tercermin dalam penyelenggaraan peringatan hari jadi tahun ini dapat terus berkembang dan menjadi budaya dalam pembangunan kota.

“Ketika pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat bergerak bersama, banyak hal bisa diwujudkan. Kolaborasi adalah kekuatan yang harus terus kita jaga untuk membangun Palangka Raya yang semakin maju,” tegasnya.

Melalui pendekatan tersebut, peringatan hari jadi Kota Palangka Raya tahun ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi bukti bahwa kolaborasi mampu melahirkan berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (mnc-red) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *