Terimakasih
Sempatkanlah untuk klik iklan, karena itu gratis...!

Hadapi Ekonomi Global, Pengamat Dorong Pemerintah Perkuat SDM dan Transformasi Energi

Hadapi Ekonomi Global, Pengamat Dorong Pemerintah Perkuat SDM dan Transformasi Energi
Pengamat ekonomi dan perbankan, Daduk Andrianto.

MAHARATINEWS, JAKARTA – Ketidakpastian ekonomi global yang dipicu dinamika geopolitik dan fluktuasi harga energi dinilai semakin menekan stabilitas perdagangan internasional.

Pengamat ekonomi dan perbankan, Daduk Andrianto, menilai kondisi tersebut harus direspons pemerintah dengan langkah strategis yang berfokus pada pembangunan sumber daya manusia (SDM) dan percepatan transformasi energi.

Daduk mengatakan, suhu politik global saat ini memberi dampak langsung terhadap iklim ekonomi dunia, terutama pada sektor perdagangan. Konflik geopolitik, termasuk ketegangan di kawasan Timur Tengah, dinilai memicu gejolak pasar keuangan dan energi yang berimbas luas.

“Perkembangan politik global saat ini sangat memengaruhi stabilitas ekonomi. Ketidakpastian ini berdampak pada perdagangan global dan menciptakan tekanan baru bagi negara berkembang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pertumbuhan ekonomi global saat ini cenderung melambat dan bahkan disebut sebagai salah satu periode terlemah sejak dekade 1960-an. Kondisi tersebut meningkatkan risiko bagi negara berkembang, termasuk potensi meningkatnya angka kemiskinan.

“Pertumbuhan ekonomi global berada dalam tren rendah. Bahkan, satu dari empat negara berkembang berisiko mengalami tekanan ekonomi yang lebih dalam,” tegasnya.

Selain itu, Daduk menyoroti dampak konflik geopolitik terhadap sektor energi. Fluktuasi harga minyak mentah dinilai tidak hanya memengaruhi pasar global, tetapi juga berdampak langsung pada biaya transportasi dan harga kebutuhan pokok.

“Gejolak harga energi akibat konflik internasional berdampak luas, mulai dari biaya produksi hingga daya beli masyarakat,” katanya.

Di tengah kondisi tersebut, ia menekankan pentingnya transformasi energi menuju sumber yang lebih berkelanjutan. Menurutnya, pergeseran ke energi baru harus menjadi prioritas untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil yang rentan terhadap gejolak global.

“Transformasi energi bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan untuk menjaga ketahanan ekonomi jangka panjang,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa penguatan kualitas SDM menjadi kunci utama agar Indonesia mampu bertahan dan bersaing di tengah tekanan global.

“Pemerintah perlu fokus pada pembangunan SDM yang adaptif dan kompetitif agar mampu menghadapi perubahan ekonomi global yang semakin dinamis,” pungkasnya. )(mnc-red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *