MAHARATINEWS, Palangka Raya – Wakil Ketua II DPRD Provinsi Kalimantan Tengah Muhammad Ansyari mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah sebagai momentum memperkuat nilai kebersamaan, meningkatkan kepedulian sosial, serta memperkokoh semangat membangun daerah.
Pesan tersebut disampaikan Ansyari usai menghadiri kegiatan Sholat Hajat dan Doa Bersama yang digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah di Aula Istana Isen Mulang, Palangka Raya, Senin malam (15/6/2026).
Dalam kegiatan itu, Ansyari hadir bersama Sekretaris DPRD Kalimantan Tengah dan bergabung dengan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para undangan lainnya.
Rangkaian acara diawali dengan pelaksanaan Salat Magrib berjamaah, dilanjutkan Salat Hajat, pembacaan Surah Yasin, zikir, dan doa bersama yang dipanjatkan untuk memohon keselamatan, kedamaian, serta keberkahan bagi masyarakat Kalimantan Tengah.
Ansyari mengatakan pergantian tahun Hijriah bukan sekadar penanda perubahan kalender, melainkan menjadi kesempatan bagi setiap individu untuk melakukan evaluasi diri sekaligus memperkuat komitmen dalam memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat.
“Tahun Baru Islam mengajarkan kita tentang hijrah menuju keadaan yang lebih baik. Semangat itu harus kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik sebagai pribadi maupun sebagai penyelenggara pemerintahan yang mengemban amanah masyarakat,” ujarnya.
Politisi Partai Gerindra tersebut menilai nilai-nilai religius memiliki peran penting dalam membangun karakter bangsa. Menurutnya, pembangunan daerah akan berjalan lebih baik apabila dibarengi dengan penguatan moral, integritas, dan rasa tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.
“Kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kualitas akhlak, persatuan, dan semangat gotong royong. Karena itu, mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat kebersamaan dalam membangun Kalimantan Tengah,” katanya.
Ansyari juga mengapresiasi pelaksanaan doa bersama yang dinilainya mampu mempererat hubungan antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat. Ia berharap kegiatan keagamaan seperti ini terus menjadi bagian dari upaya menjaga kerukunan serta memperkuat harmoni sosial di Bumi Tambun Bungai.
Menurutnya, DPRD Kalimantan Tengah akan terus mendukung berbagai program yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga pembinaan kehidupan sosial dan keagamaan. Dengan semangat hijrah, ia optimistis Kalimantan Tengah dapat terus berkembang sebagai daerah yang maju, damai, religius, dan sejahtera bagi seluruh masyarakat. (mnc-neha)

