MAHARATINEWS, Palangka Raya — Peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2026 tidak hanya diisi seremoni dan agenda pemerintahan. Pemerintah Provinsi Kalteng memilih menghadirkan makna perayaan melalui aksi sosial dengan mengunjungi lembaga kesejahteraan sosial dan tokoh masyarakat di Kota Palangka Raya, Rabu (6/5/2026).
Kegiatan anjangsana tersebut menjadi simbol bahwa peringatan hari jadi daerah bukan sekadar momentum mengenang sejarah, tetapi juga kesempatan memperkuat kepedulian sosial dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Salah satu lokasi yang dikunjungi ialah Yayasan Panti Asuhan Kristen AGAPE. Dalam kegiatan itu, sejumlah bantuan kebutuhan dasar diserahkan kepada anak-anak panti asuhan sebagai bentuk dukungan moral sekaligus perhatian terhadap tumbuh kembang generasi muda.
Kegiatan tersebut turut melibatkan RSUD dr. Doris Sylvanus yang diwakili Wakil Direktur Pendidikan dan Pengembangan, Maya Magdalena. Kehadiran rumah sakit milik pemerintah daerah itu menunjukkan bahwa pelayanan publik tidak hanya hadir di ruang medis, tetapi juga melalui sentuhan kemanusiaan.
Mewakili Gubernur Kalteng, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Tengah, Farid Wajdi, menegaskan bahwa kegiatan tersebut mencerminkan nilai luhur masyarakat Kalimantan Tengah yang hidup dalam falsafah Huma Betang dan Belom Bahadat.
“Kita ingin menunjukkan bahwa semangat saling peduli dan kebersamaan harus terus menjadi kekuatan utama dalam membangun Kalimantan Tengah,” ujar Farid.
Ia menjelaskan, tema Hari Jadi Kalteng tahun ini, “Betang Huma Itah”, mengandung pesan tentang persatuan, gotong royong, dan rasa memiliki terhadap sesama masyarakat tanpa memandang latar belakang.
Menurut Farid, bantuan yang diberikan bukan hanya bernilai materi, tetapi juga menjadi bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan perhatian, kasih sayang, dan dukungan psikologis kepada anak-anak yang membutuhkan.
“Anak-anak ini harus merasa bahwa mereka tidak sendiri. Pemerintah hadir bersama mereka dan ingin mereka tumbuh menjadi generasi yang kuat, percaya diri, dan memiliki masa depan,” katanya.
Melalui kegiatan sosial tersebut, Hari Jadi Kalteng ke-69 tidak hanya dirayakan sebagai peringatan usia daerah, tetapi juga momentum memperkuat nilai kemanusiaan dan solidaritas sosial di Bumi Tambun Bungai. (mnc-lesta)

