MAHARATINEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan komitmennya untuk mempercepat operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih melalui langkah konkret dan terukur.
Hal tersebut disampaikan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Herson B. Aden, saat memimpin Rapat Temu Mitra Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Tahun 2026 di Aula Bajakah Lantai II Kantor Gubernur Kalteng, Senin (19/01/2026).
Mewakili Plt. Sekda Provinsi Kalimantan Tengah Leonard S. Ampung, Herson menekankan bahwa rapat ini bukan sekadar forum koordinasi, melainkan wadah untuk mencari solusi nyata atas persoalan koperasi di lapangan. Kegiatan tersebut dihadiri para kepala Dinas Koperasi kabupaten dan kota se-Kalimantan Tengah.
“Fakta di lapangan menunjukkan koperasi sudah terbentuk dan memiliki legalitas hukum, namun belum bisa beroperasi optimal karena keterbatasan sarana fisik seperti bangunan, gerai, dan pergudangan,” ujar Herson dalam arahannya.
Ia menjelaskan, rapat ini merupakan tindak lanjut Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2025 tentang percepatan pembangunan fisik gerai, pergudangan, dan kelengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Menurutnya, instruksi tersebut harus diterjemahkan menjadi aksi nyata di daerah, bukan berhenti pada laporan administratif.
Saat ini, tercatat sebanyak 1.542 Koperasi Merah Putih di Kalimantan Tengah telah berbadan hukum. Dari jumlah tersebut, 145 unit usaha telah terverifikasi, sementara target pembangunan fisik gerai mencapai sekitar 400 unit.
“Angka ini menunjukkan potensi besar, tetapi juga tantangan serius. Tanpa dukungan infrastruktur, koperasi tidak akan mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa,” tegas Herson.
Melalui rapat temu mitra ini, Pemprov Kalteng mendorong adanya kesepahaman bersama antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota terkait langkah percepatan yang harus diambil sesuai kondisi masing-masing wilayah.
“Kita ingin ada evaluasi yang jujur dan solusi yang aplikatif. Koperasi Merah Putih harus benar-benar hidup, beroperasi, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.
Pemprov Kalteng berharap sinergi lintas daerah dan komitmen bersama mampu mempercepat terwujudnya koperasi yang kuat, mandiri, dan berkelanjutan di seluruh pelosok Bumi Tambun Bungai. (mnc-lesta)


