MAHARATINEWS, Palangka Raya — Legislator Kalimantan Tengah, Toga Hamonangan Nadeak, menegaskan perlunya kehadiran aktif pemerintah dalam mengatasi berbagai persoalan masyarakat, khususnya terkait pengembangan potensi daerah dan pembangunan infrastruktur. Ia menilai kawasan yang kini berkembang dengan komoditas kelapa sawit tetap memiliki sejarah kuat sebagai wilayah lumbung pangan yang tidak boleh diabaikan.
Toga menjelaskan bahwa daerah tersebut dulunya dikenal sebagai pusat padi dan lumbung pangan masyarakat. Namun, seiring waktu, sebagian wilayah berubah fungsi, termasuk menjadi kawasan perkebunan kelapa sawit dan lahan rumput. Meski begitu, ia menilai potensi pangan di wilayah tersebut masih dapat dihidupkan kembali dengan dukungan kebijakan yang tepat.
“Wilayah itu dulu terkenal dengan lumbung padi. Sekarang memang ada kelapa sawit dan perubahan lahan, tapi potensi pertanian tetap ada. Pemerintah harus hadir untuk mengelola itu,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya pembangunan fasilitas pelayanan publik di wilayah tersebut. Menurutnya, keberadaan kantor pemerintahan akan membantu masyarakat dalam mengakses layanan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Selain itu, Toga menyoroti kondisi jalan provinsi yang menghubungkan wilayah Cepaga menuju Pulau Hanaut. Ia menyebut infrastruktur jalan menjadi faktor penting dalam mendukung mobilitas warga dan distribusi hasil perkebunan maupun pertanian.
“Jalan provinsi ke Pulau Hanaut dari Cepaga harus diperhatikan serius. Ini menyangkut akses ekonomi masyarakat di sana,” tegasnya.
Toga juga mengingatkan bahwa masyarakat masih menunggu realisasi janji pembangunan yang pernah disampaikan oleh pejabat daerah sebelumnya. Ia menilai pemerintah perlu segera menindaklanjuti komitmen tersebut agar tidak menimbulkan kekecewaan di tengah masyarakat.
Sebagai wakil rakyat, Toga menegaskan perannya untuk terus menampung dan menyampaikan aspirasi masyarakat, sekaligus mendorong pemerintah agar menghadirkan kebijakan yang tepat sasaran bagi pembangunan daerah. (mnc-neha)

