MAHARATINEWS, Palangka Raya – Musibah kebakaran yang menghanguskan sejumlah rumah di kawasan Jalan Murjani Bawah, Gang Sari 4–5, Palangka Raya, memantik perhatian DPRD Provinsi Kalimantan Tengah. Wakil Ketua III DPRD Kalteng, Junaidi, turun langsung meninjau lokasi sekaligus menyerahkan bantuan kepada warga yang terdampak kebakaran.
Menurut Junaidi, insiden tersebut menjadi pengingat bahwa ancaman kebakaran semakin tinggi seiring musim kemarau yang tengah melanda Kalimantan Tengah. Ia menyebut sedikitnya tiga Rukun Tetangga (RT) terdampak akibat kobaran api yang meluas.
“Kejadian ini harus menjadi perhatian bersama. Kondisi cuaca yang panas dan kemarau berkepanjangan membuat potensi kebakaran semakin tinggi. Masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan agar musibah serupa tidak kembali terjadi,” ujar Junaidi.
Politisi Partai Demokrat itu mengimbau masyarakat untuk lebih disiplin dalam memastikan keamanan rumah sebelum ditinggalkan. Menurutnya, kelalaian kecil seperti membiarkan kompor menyala atau instalasi listrik yang bermasalah dapat memicu kebakaran yang berakibat fatal.
“Pastikan kompor sudah dimatikan dan peralatan listrik yang tidak digunakan dicabut. Hal-hal sederhana seperti ini sering kali menjadi penyebab kebakaran di kawasan permukiman,” katanya.
Selain mengingatkan warga, Junaidi juga meminta perangkat kelurahan bersama pengurus RT dan RW meningkatkan peran dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai langkah-langkah pencegahan kebakaran. Upaya tersebut dinilai penting, terutama di lingkungan padat penduduk yang rentan terhadap penyebaran api.
Dalam kesempatan itu, Junaidi menyerahkan bantuan sebagai bentuk kepedulian DPRD kepada warga yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat kebakaran. Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar para korban dalam masa tanggap darurat.
Meski demikian, ia menegaskan kewenangan DPRD terbatas pada fungsi pengawasan dan penganggaran, sehingga penanganan lanjutan tetap menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.
“Kami berharap pemerintah daerah, baik Pemerintah Kota Palangka Raya maupun Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, segera mengambil langkah cepat untuk membantu para korban, mulai dari kebutuhan darurat hingga dukungan pembangunan kembali rumah yang terbakar,” tegasnya.
Junaidi berharap sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat dapat mempercepat pemulihan kondisi warga terdampak sekaligus memperkuat upaya mitigasi agar kejadian serupa tidak kembali terulang di tengah musim kemarau. (mnc-neha)

