Terimakasih
Sempatkanlah untuk klik iklan, karena itu gratis...!

Wagub Edy Dorong Katingan Bangun Kekuatan dari Potensi Lokal, Durian Dinilai Jadi Identitas Daerah

Wagub Edy Dorong Katingan Bangun Kekuatan dari Potensi Lokal, Durian Dinilai Jadi Identitas Daerah
Wagub Edy Pratowo saat menghadiri acara ramah tamah usai memimpin Upacara Peringatan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Katingan

MAHARATINEWS, Kasongan – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo mengajak Pemerintah Kabupaten Katingan memaksimalkan potensi unggulan daerah sebagai fondasi mempercepat pembangunan dan menggerakkan ekonomi masyarakat. Menurutnya, setiap daerah harus memiliki identitas yang kuat agar mampu bersaing sekaligus menarik peluang investasi dan pariwisata.

Pesan tersebut disampaikan Edy saat menghadiri acara ramah tamah usai memimpin Upacara Peringatan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Katingan di ruang terbuka hijau kawasan Kantor Bupati Katingan, Senin (20/7/2026).

Dalam sambutannya, Edy menyoroti salah satu komoditas yang selama ini melekat dengan nama Katingan, yakni durian. Ia menilai buah tersebut telah menjadi bagian dari citra daerah yang dikenal luas, bahkan tidak sedikit durian dari luar daerah dipasarkan dengan mengatasnamakan Katingan.

“Durian Katingan sudah memiliki nama yang kuat. Bahkan kadang-kadang durian yang dijual belum tentu berasal dari Katingan, tetapi tetap menggunakan nama Katingan. Itu menunjukkan bahwa daerah ini sudah memiliki branding yang baik,” ujar Edy.

Menurutnya, kekuatan sebuah daerah tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran pembangunan, tetapi juga oleh kemampuan mengelola potensi lokal menjadi sumber pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Edy kembali menegaskan bahwa kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah bukanlah penghambat pembangunan. Sebaliknya, kondisi tersebut harus menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk lebih selektif dalam menentukan program prioritas.

“Efisiensi bukan alasan untuk berhenti membangun. Justru kita harus lebih cermat memilih program yang benar-benar memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Mudah-mudahan pada 2027 transfer ke daerah meningkat sehingga ruang fiskal kita semakin luas untuk mempercepat pembangunan,” katanya.

Sementara itu, Bupati Katingan Saiful menyampaikan bahwa usia ke-24 menjadi fase penting bagi daerahnya untuk terus berkembang. Meski masih menghadapi berbagai keterbatasan, baik dari sisi anggaran maupun kualitas sumber daya manusia, ia optimistis Katingan mampu tumbuh menjadi daerah yang semakin mandiri.

“Kami menyadari masih banyak tantangan yang harus dihadapi. Namun bersama seluruh masyarakat, kami berkomitmen terus membangun Katingan agar menjadi kabupaten yang maju, sejahtera, dan mampu memberikan kontribusi besar bagi pembangunan Kalimantan Tengah,” tegas Saiful.

Ia menambahkan, pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, dunia usaha, dan pemangku kepentingan lainnya.

Acara ramah tamah berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. Momentum tersebut menjadi ruang silaturahmi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, Pemerintah Kabupaten Katingan, Forkopimda, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen daerah untuk memperkuat sinergi membangun Katingan yang lebih maju di masa mendatang. (mnc-lesta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *