Terimakasih
Sempatkanlah untuk klik iklan, karena itu gratis...!

Fairid Pastikan Pemko Palangka Raya Siap Kawal 296 Jemaah Haji hingga Kembali Selamat

Fairid Pastikan Pemko Palangka Raya Siap Kawal 296 Jemaah Haji hingga Kembali Selamat
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, membuka secara simbolis rangkaian Manasik Haji Terintegrasi tingkat kabupaten/kota dan kecamatan Tahun 1447 Hijriah/2026 M.

MAHARATINEWS, Palangka Raya – Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, membuka secara simbolis rangkaian Manasik Haji Terintegrasi tingkat kabupaten/kota dan kecamatan Tahun 1447 Hijriah/2026 M di Asrama Haji Al Mabrur Palangka Raya, Senin (23/2/2026).

Kegiatan ini digelar Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kalimantan Tengah sebagai bagian dari penguatan layanan haji yang ramah, inklusif, dan berpihak pada seluruh jemaah.

Dalam sambutannya, Fairid menegaskan komitmen Pemerintah Kota Palangka Raya untuk hadir secara utuh dalam seluruh tahapan penyelenggaraan haji. Ia memastikan pemerintah daerah memberikan dukungan sejak persiapan, pendampingan selama pelaksanaan ibadah di Tanah Suci, hingga proses kepulangan jemaah ke daerah.

“Pemko Palangka Raya akan terus memfasilitasi dan mendampingi jemaah sejak sebelum keberangkatan, selama di Tanah Suci, sampai kembali ke rumah dengan selamat,” ujar Fairid.

Fairid menyampaikan, Pemko memperkuat koordinasi dengan Kementerian Haji dan Umrah serta pihak terkait untuk memastikan layanan berjalan tertib dan aman. Tahun ini, jumlah calon jemaah haji asal Kota Palangka Raya mencapai 296 orang, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

“Kenaikan jumlah jemaah menunjukkan semangat masyarakat untuk menunaikan rukun Islam kelima terus menguat. Ini tanggung jawab kita untuk memastikan pelayanannya semakin baik,” katanya.

Orang nomor satu di Palangka Raya itu menekankan pentingnya manasik sebagai bekal utama jemaah. Menurutnya, manasik membentuk kesiapan pengetahuan, fisik, mental, dan spiritual agar jemaah mampu menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan benar.

“Ikuti manasik dengan sungguh-sungguh. Haji bukan perjalanan biasa; durasinya panjang, biayanya besar, dan masa tunggunya lama. Persiapan yang matang menentukan kekhusyukan ibadah,” tegas Fairid.

Ia juga mengingatkan jemaah menjaga disiplin, kesehatan, dan kebersamaan selama di Tanah Suci. “Jaga kekompakan, saling menolong, dan hormati sesama. Semoga seluruh jemaah diberi kemudahan dan kembali ke Palangka Raya dalam keadaan sehat,” pungkasnya. (mnc-lesta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *