Terimakasih
Sempatkanlah untuk klik iklan, karena itu gratis...!

Ketua Angkatan MAP UMPR Ajak Alumni Jadi Agen Perubahan, Tekankan Pendidikan Harus Berkarakter

Ketua Angkatan MAP UMPR Ajak Alumni Jadi Agen Perubahan, Tekankan Pendidikan Harus Berkarakter
Ketua Angkatan 2024 Program Magister Administrasi Publik (MAP) UMPR, Tomu Sumihar Sibarani bersama Bupati Lamandau, Dr. Rizky Aditya Putra.

MAHARATINEWS, Palangka Raya – Semangat membangun Kalimantan Tengah menjadi benang merah dalam Yudisium Program Pascasarjana Tahap III Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR) yang digelar di Aula Kampus 3 UMPR, Kamis (30/7/2026).

Momentum bersejarah tersebut tidak hanya menjadi penanda berakhirnya proses akademik, tetapi juga awal pengabdian para lulusan kepada masyarakat.

Ketua Angkatan 2024 Program Magister Administrasi Publik (MAP) UMPR, Tomu Sumihar Sibarani, mengajak seluruh lulusan agar menjadikan ilmu yang diperoleh sebagai bekal untuk menghadirkan perubahan nyata di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, Tomoh juga menyampaikan apresiasi kepada Universitas Muhammadiyah Palangka Raya yang dinilainya berhasil menghadirkan lingkungan akademik yang inklusif, terbuka, dan menghargai keberagaman tanpa memandang latar belakang suku, agama, maupun profesi mahasiswa.

“Bagi saya, Muhammadiyah adalah salah satu kampus terbaik. Di sini kami belajar dalam suasana yang penuh toleransi, saling menghargai, dan saling mendukung. Itu menjadi pengalaman yang sangat berharga selama menempuh pendidikan,” ujarnya.

Ia juga mengaku termotivasi oleh kehadiran Bupati Lamandau, Dr. Rizky Aditya Putra, yang menurutnya menjadi contoh pemimpin muda asal Kalimantan Tengah yang mampu menorehkan prestasi hingga tingkat nasional.

Namun demikian, Tomu menegaskan bahwa keberhasilan akademik tidak akan berarti apabila tidak dibarengi dengan karakter dan etika yang kuat. Menurutnya, kecerdasan harus menjadi sarana untuk melayani masyarakat, bukan sebaliknya.

“Pendidikan harus melahirkan karakter dan etika. Kalau hanya cerdas tanpa moral, ilmu bisa disalahgunakan dan justru merugikan masyarakat. Karena itu, mari kita gunakan pendidikan untuk membawa manfaat bagi Kalimantan Tengah,” tegasnya.

Ia berharap seluruh alumni Magister Administrasi Publik UMPR mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam tugas dan profesi masing-masing.

Menurut Tomu, para lulusan memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik serta berkontribusi terhadap pembangunan daerah.

Menutup sambutannya, Tomu mengajak seluruh alumni menjaga silaturahmi dan memperkuat kolaborasi setelah menyelesaikan pendidikan.

“Hari ini bukan akhir dari perjalanan, tetapi awal pengabdian. Mari tetap bersatu, kompak, dan berdampak untuk kemajuan Kalimantan Tengah,” pungkasnya. (mnc-red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *