Sarang Lebah di Dapur Warga Berhasil Dievakuasi Tim Rescue

Sarang Lebah di Dapur Warga Berhasil Dievakuasi Tim Rescue
Foto. Medsosnya Disdamkarmat Palangka Raya

MAHARATINEWS, Palangka Raya — Keberadaan sarang lebah madu di dalam rumah membuat warga Jalan Raden Patah No. 57 A, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, Palangka Raya, memilih tidak mengambil risiko. Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Palangka Raya pun dikerahkan untuk melakukan evakuasi, Sabtu (15/8/2026).

Laporan tersebut diterima melalui Call Center 112 sekitar pukul 16.15 WIB. Warga bernama Kristin melaporkan adanya sarang lebah madu yang berada di bagian dinding meja dapur.

Tak ingin penanganan dilakukan secara sembarangan, Tim Regu 2 Rescue Damkarmat langsung bergerak menuju lokasi. Petugas tiba sekitar pukul 17.00 WIB dan terlebih dahulu melakukan size up untuk memeriksa kondisi serta menentukan langkah evakuasi yang aman.

Setelah lokasi sarang dipastikan, petugas mulai melakukan penanganan secara hati-hati. Sarang lebah yang berada di dinding meja dapur akhirnya berhasil dievakuasi dalam waktu sekitar 20 menit.

Proses tersebut selesai pada pukul 17.20 WIB. Petugas kemudian kembali memeriksa area sekitar untuk memastikan tidak terdapat potensi bahaya yang dapat mengganggu penghuni rumah.

Penanganan sarang lebah ini menjadi pengingat bahwa keberadaan koloni lebah di lingkungan permukiman sebaiknya tidak ditangani secara sembarangan, terutama jika lokasinya sulit dijangkau atau berpotensi membahayakan penghuni.

“Kalau menemukan kondisi darurat seperti sarang lebah yang membahayakan, masyarakat bisa menghubungi layanan 112 agar dapat ditangani petugas,” demikian sosialisasi yang disampaikan tim kepada warga.

Petugas juga mengingatkan masyarakat mengenai keberadaan Layanan Panggilan Darurat 112 Kota Palangka Raya sebagai saluran bantuan ketika menghadapi kondisi yang membutuhkan penanganan cepat.

Setelah seluruh proses selesai, Tim Regu 2 Rescue bersama armadanya kembali ke Pos Mako Rescue. Personel kembali bersiaga untuk menghadapi laporan berikutnya.

Bagi Damkarmat, tugas penyelamatan bukan hanya soal memadamkan api. Ketika warga membutuhkan pertolongan, termasuk menghadapi gangguan hewan yang berpotensi membahayakan, tim rescue tetap hadir di lapangan. (mnc-neha) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *