MAHARATINEWS, Palangka Raya — Bukan hanya api yang menjadi musuh yang harus ditaklukkan petugas pemadam kebakaran. Di Palangka Raya, personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) juga dituntut sigap menghadapi berbagai kondisi darurat, termasuk keberadaan sarang lebah yang berpotensi membahayakan masyarakat.
Kali ini, tantangan datang dari Menara Tugu Telawang di kawasan Bundaran Besar Palangka Raya, Sabtu (15/8/2026).
Sarang lebah madu ditemukan berada di lantai 17 atau sekitar 45 meter dari permukaan tanah.
Laporan tersebut diterima Tim Regu 2 Rescue Damkarmat melalui Call Center 112 pada pukul 15.46 WIB. Petugas langsung bergerak dan tiba di lokasi hanya empat menit kemudian.
Setibanya di lokasi, petugas terlebih dahulu melakukan size up untuk memetakan kondisi dan potensi risiko sebelum menentukan langkah evakuasi.
Dengan menggunakan lift, personel menuju titik keberadaan sarang. Proses penanganan dilakukan secara hati-hati mengingat lokasi berada di ketinggian dan berkaitan langsung dengan hewan yang dapat menyerang ketika merasa terancam.
Sekitar satu jam kemudian, proses evakuasi berhasil diselesaikan pada pukul 16.50 WIB.
Petugas selanjutnya memastikan kondisi sekitar aman dan tidak terdapat potensi bahaya lanjutan sebelum meninggalkan lokasi.
Di sela penanganan, Tim Regu 2 Rescue juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai layanan darurat 112.
Langkah tersebut dinilai penting agar masyarakat mengetahui saluran yang dapat digunakan ketika menghadapi kondisi kegawatdaruratan yang membutuhkan respons cepat.
Peristiwa ini sekaligus menunjukkan luasnya tugas Damkarmat. Bukan sekadar memadamkan api, personel rescue juga hadir ketika masyarakat menghadapi persoalan yang membutuhkan kecepatan, keberanian dan keterampilan khusus.
Setelah seluruh proses dinyatakan aman, personel bersama armada kembali ke Pos Mako Rescue untuk melanjutkan kesiapsiagaan. (mnc-neha)

