Terimakasih
Sempatkanlah untuk klik iklan, karena itu gratis...!

Silaturahmi Dua Provinsi, Wagub Kalteng Dorong Kolaborasi Nyata Kalteng–Kalsel

Silaturahmi Dua Provinsi, Wagub Kalteng Dorong Kolaborasi Nyata Kalteng–Kalsel
Foto bersama dalam acara silaturahmi yang digelar Pangdam XXII/Tambun Bungai Zainul Arifin bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan.

MAHARATINEWS, Palangka Raya Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan pentingnya kerja sama konkret lintas daerah, bukan sekadar seremonial, dalam pertemuan bersama jajaran Kalimantan Selatan di Makodam XXII/Tambun Bungai. Momentum ini dinilai strategis untuk memperkuat sinergi dua provinsi yang selama ini memiliki keterkaitan geografis dan ekonomi yang erat.

Wakil Gubernur Edy Pratowo menghadiri langsung acara silaturahmi yang digelar Pangdam XXII/Tambun Bungai Zainul Arifin bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan, Selasa malam (14/4/2026).

Dalam forum tersebut, Edy menyampaikan pesan Gubernur Kalteng yang menekankan bahwa hubungan antardaerah tidak boleh berhenti pada seremoni belaka, melainkan harus menghasilkan kerja sama yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Silaturahmi ini harus kita maknai sebagai pintu masuk kolaborasi nyata, bukan sekadar pertemuan rutin tanpa tindak lanjut,” tegasnya.

Turut hadir Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin bersama jajaran Forkopimda dari kedua provinsi, serta sejumlah instansi vertikal. Kehadiran para pemangku kepentingan ini mempertegas pentingnya koordinasi lintas wilayah dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan.

Pangdam XXII/Tambun Bungai Zainul Arifin dalam sambutannya menegaskan bahwa stabilitas keamanan dan kekompakan antarwilayah menjadi kunci utama dalam mendukung percepatan pembangunan, terutama di kawasan Kalimantan yang kini menjadi perhatian nasional.

“Sinergi Kalteng dan Kalsel harus terus diperkuat, baik dalam aspek keamanan maupun pembangunan,” ujarnya.

Meski berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, pesan yang mengemuka cukup tegas: kedua provinsi dituntut bergerak lebih cepat dan kompak dalam merespons dinamika pembangunan, termasuk peluang ekonomi dan tantangan regional.

Pemprov Kalteng menilai kolaborasi lintas daerah menjadi kebutuhan mendesak, bukan pilihan. Tanpa langkah nyata, potensi besar yang dimiliki wilayah Kalimantan dikhawatirkan tidak akan optimal dirasakan masyarakat. (mnc-lesta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *