Maharati News – Palangka Raya, Dalam upaya meningkatkan pertumbuhan perekonomian daerah menuju Kalteng Bermartabat, Elok, Religius, Kuat, Amanah dan Harmonis (BERKAH), maka diperlukan adanya langkah dan upaya strategis guna meningkatkan nilai investasi yang baik di Provinsi Kalimantan Tengah.
Sejauh ini Pemerintah Provinsi Kalteng terus berkomitmen untuk dapat memberikan kemudahan kepada para pelaku usaha yang ingin menanamkan modalnya di Bumi Tambun Bungai, salah satunya yakni dengan menyederhanakan administrasi serta birokrasi yang selama ini menghambat calon investor untuk berinvestasi.
Di samping itu Pemerintah Provinsi Kalteng akan melakukan pengawasan kepada para pelaku usaha yang dilaksanakan secara Terintegrasi melalui OSS-RBA, dengan tujuan untuk memastikan para pelaku usaha telah memenuhi seluruh kewajiban-kewajibannya ketika berinvestasi di Kalimantan Tengah.
Untuk itu, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melaksanakan kegiatan Rapat Konsolidasi Data Realisasi Penanaman Modal serta Sosialisasi Implementasi Subsistem Pengawasan OSS-RBA dalam rangka Pencapaian Target Investasi T.A 2023 dan Kegiatan Bimbingan Teknis Serta Sosialisasi Pengawasan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko di M. Bahalap Hotel, Kamis (16/3/2023)
“Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan peran serta DPM PTSP Kabupaten/Kota dalam mendorong kepatuhan pelaku usaha di wilayahnya dalam melaporkan realisasi investasinya melalui LKPM Online baik itu Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Pelaku Usaha Penanaman Modal Asing (PMA) di Kalimantan Tengah,” kata Kepala DPMPTSP Kalteng Sutoyo.
Selain itu juga untuk menyamakan perhitungan target realisasi investasi tahun 2023, melalui nilai kontribusi yang diturunkan di masing-masing Kabupaten/Kota. Sehingga bersama-sama dengan seluruh DPM PTSP Kabupaten/Kota di wilayah Provinsi Kalteng dapat merealisasikan target investasi Kalimantan Tengah Tahun 2023, yaitu sebesar 16,09 T dan persiapan pengawasan terintegrasi melalui OSS-RBA Subsistem Pengawasan bersama instansi Teknis terkait.
“Dalam rangka mencapai target realisasi investasi yang telah ditetapkan oleh Kementerian Investasi/BKPM RI tahun 2023 ini Provinsi Kalimantan Tengah mendapat Target Investasi sebesar Rp 16.090.000.000.000,- (Enam Belas Triliun Sembilan Puluh Miliar Rupiah),” beber Sekda Kalteng, diwakili Asisten Ekbang Leonard S. Ampung.
Target investasi dimaksud akan dikontribusikan kepada masing-masing Kabupaten dan Kota yang ada di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah.
Untuk mencapai target realisasi investasi tersebut, DPM PTSP Kalteng membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, terutama dari instansi vertikal maupun perangkat daerah Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Kalimantan Tengah.
Salah satu bukti nyata dukungan dari pemerintah pusat untuk mendorong tercapainya target realisasi investasi, Kementerian Investasi Badan Koordinasi Penanaman Modal Republik Indonesia melakukan sebuah gebrakan besar yakni dengan meluncurkan Subsistem Pengawasan Berbasis Risiko atau Online Single Submission-Risk.
“Oleh karena itu diharapkan melalui kegiatan Rapat Konsolidasi Data Realisasi Penanaman Modal serta Sosialisasi Implementasi Subsistem Pengawasan OSS-RBA dalam rangka Pencapaian Target Investasi T.A 2023 dan Kegiatan Bimbingan Teknis serta Sosialisasi Pengawasan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko ini menjadi upaya konkrit yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Kalteng dalam mendukung terciptanya proses perizinan yang akuntabel, transparan, terstruktur dan dapat dipertanggungjawabkan. Sehingga potensi-potensi risiko yang kiranya dapat mengganggu iklim investasi di Kalimantan Tengah dapat diminimalisir,” pungkasnya.
Diketahui, peserta pada kegiatan tersebut berjumlah 60 orang peserta, dari DPM PTSP se-Kalimantan Tengah beserta instansi Teknis pemegang hak akses turunan OSS-RBA Subsistem Pengawasan. Sedangkan pada kegiatan Bimbingan Teknis serta Sosialisasi Pengawasan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko sebanyak 120 orang peserta dari para Pelaku Usaha. (Perdi/MN).

