Terimakasih
Sempatkanlah untuk klik iklan, karena itu gratis...!

Khofifah Dorong Sinergi Kalteng–Jatim, Misi Dagang Jadi Penguat Konektivitas Nasional

Khofifah Dorong Sinergi Kalteng–Jatim, Misi Dagang Jadi Penguat Konektivitas Nasional
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, saat memberikan sambutannya.

MAHARATINEWS, Palangka Raya — Misi dagang dan investasi antara Provinsi Jawa Timur dan Kalimantan Tengah terus menunjukkan peran strategis dalam memperkuat jejaring konektivitas antardaerah. Kegiatan ini tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjadi wadah mempererat kolaborasi lintas sektor demi kemajuan bersama.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menegaskan pentingnya membangun hubungan yang saling melengkapi antarprovinsi. Ia menyebut bahwa tidak ada daerah yang bisa berkembang sendiri tanpa dukungan wilayah lain.

“Kita harus tumbuh bersama, berkembang bersama, maju bersama, dan sejahtera bersama. Kekuatan Kalimantan Tengah memberikan komplementaritas besar bagi Jawa Timur dan daerah lain,” ujarnya, Kamis (23/4/2026).

Khofifah menjelaskan bahwa misi dagang ini menjadi bagian dari upaya merajut persatuan nasional melalui penguatan kerja sama ekonomi. Menurutnya, membangun konektivitas tidak cukup hanya melalui hubungan antarpemerintah, tetapi juga melibatkan berbagai elemen strategis, termasuk generasi muda.

Ia mengungkapkan bahwa pada waktu yang sama, organisasi ekstra kampus dari kelompok Cipayung Jawa Timur dan Kalimantan Tengah juga menggelar pertemuan. Forum tersebut, kata Khofifah, menjadi ruang penting bagi para pemuda untuk merumuskan gagasan dan rekomendasi demi masa depan bangsa.

“Mereka adalah social capital yang kuat, penggerak perubahan yang akan menjaga arah pembangunan bangsa tetap berada pada koridor yang baik,” katanya.

Lebih lanjut, Khofifah menekankan bahwa forum ini bukan sekadar transaksi dagang, melainkan bagian dari upaya memperkuat persaudaraan kebangsaan secara substantif. Ia mengapresiasi dukungan penuh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar.

Hingga siang hari, nilai transaksi yang tercatat dalam misi dagang tersebut telah mencapai lebih dari Rp2 miliar dan masih berpotensi terus bertambah. Khofifah memastikan bahwa komunikasi antara pelaku usaha akan tetap berlanjut melalui pembentukan desk di masing-masing provinsi.

Ia pun mengundang Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk melakukan kunjungan balasan ke Jawa Timur sebagai bentuk penguatan kerja sama berkelanjutan di masa mendatang. (mnc-neha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *