Terimakasih
Sempatkanlah untuk klik iklan, karena itu gratis...!

Musda XI Golkar Palangka Raya, Edy Pratowo Minta Kader Siap Hadapi Tantangan Politik

Musda XI Golkar Palangka Raya, Edy Pratowo Minta Kader Siap Hadapi Tantangan Politik
Ketua DPD Partai Golkar Kalimantan Tengah, Edy Pratowo

MAHARATINEWS, Palangka Raya – Konsolidasi internal menjadi pesan utama dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Kota Palangka Raya yang digelar di Aquarius Boutique Hotel, Sabtu (25/7/2026).

Forum lima tahunan itu tak hanya memilih kepengurusan baru, tetapi juga menjadi momentum menyusun strategi partai menghadapi dinamika politik dan pembangunan daerah.

Ketua DPD Partai Golkar Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, menegaskan Musda merupakan ruang evaluasi sekaligus titik awal memperkuat organisasi agar tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“Musda adalah forum tertinggi partai di tingkat kota. Di sinilah kita mengevaluasi perjalanan organisasi, menyusun program, sekaligus memperkuat soliditas untuk menghadapi tantangan ke depan,” kata Edy dalam sambutannya.

Menurutnya, seluruh peserta memiliki hak yang sama untuk menyampaikan pandangan dan gagasan. Karena itu, setiap keputusan yang dihasilkan harus lahir dari semangat musyawarah dan menjadi pijakan bersama dalam menjalankan roda organisasi.

Selain membahas laporan pertanggungjawaban pengurus periode 2020–2026, Musda juga menetapkan arah kebijakan partai, menyusun rekomendasi strategis, hingga memilih Ketua DPD Golkar Kota Palangka Raya periode berikutnya.

Edy menilai penguatan struktur organisasi hingga tingkat kecamatan dan kelurahan menjadi pekerjaan penting. Konsolidasi tersebut dinilai akan menentukan kemampuan partai dalam menyerap aspirasi masyarakat sekaligus mengawal pembangunan daerah.

“Soliditas kader adalah modal utama. Kalau organisasi kuat sampai ke akar rumput, maka Golkar akan semakin mampu hadir memberikan solusi bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPD Golkar Kota Palangka Raya Fairid Naparin menegaskan partainya harus terus melakukan pembaruan agar tidak tertinggal di tengah perubahan zaman. Menurutnya, Golkar perlu tampil sebagai partai yang modern, terbuka, dan mampu menjawab kebutuhan generasi muda.

“Golkar harus terus hadir dengan solusi nyata terhadap persoalan ekonomi, sosial, dan pembangunan. Kepercayaan masyarakat hanya bisa dijaga melalui kerja nyata, bukan sekadar slogan,” tegas Fairid.

Ia juga mengapresiasi dedikasi seluruh kader selama lima tahun terakhir yang dinilai berhasil menjaga eksistensi partai di Kota Palangka Raya.

Fairid berharap kepengurusan baru nantinya mampu membawa energi baru, memperkuat persatuan kader, serta meningkatkan kontribusi Golkar dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Musda XI pun diharapkan menjadi tonggak lahirnya kepemimpinan yang visioner, responsif, dan mampu membawa Partai Golkar Kota Palangka Raya semakin solid menghadapi agenda politik maupun pembangunan di masa mendatang. (mnc-neha) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *