Terimakasih
Sempatkanlah untuk klik iklan, karena itu gratis...!

Agustiar Sabran Lantik BAKORMAD Kalteng, Minta Jadi Garda Penjaga Martabat Adat Dayak

Agustiar Sabran Lantik BAKORMAD Kalteng, Minta Jadi Garda Penjaga Martabat Adat Dayak
Gubernur Agustiar Sabran saat memberikan sambutan.

MAHARATINEWS, Palangka Raya Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menegaskan pentingnya peran organisasi masyarakat adat dalam menjaga stabilitas daerah di tengah tantangan sosial yang semakin kompleks. Pesan itu disampaikannya saat menghadiri Pelantikan Pengurus Wilayah dan Cabang Badan Komando Laskar Masyarakat Adat Dayak (BAKORMAD) Kalimantan Tengah periode 2026–2031 di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Jumat (22/5/2026).

Menurut Agustiar, keberadaan BAKORMAD tidak hanya menjadi simbol kekuatan masyarakat adat Dayak, tetapi juga bagian penting dalam mendukung pembangunan daerah yang berlandaskan kearifan lokal dan semangat persatuan.

“Kehadiran Pengurus BAKORMAD di wilayah Kalimantan Tengah merupakan wujud dukungan nyata terhadap visi kami untuk mengangkat harkat dan martabat masyarakat Kalimantan Tengah dengan spirit kearifan lokal,” ujar Agustiar.

Ia menegaskan, nilai-nilai luhur yang diwariskan leluhur Dayak harus terus dijaga dan diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat. Filosofi Huma Betang, kata dia, menjadi fondasi penting dalam membangun toleransi, kebersamaan, dan kedamaian di tengah keberagaman masyarakat Kalimantan Tengah.

Gubernur juga mengajak seluruh jajaran BAKORMAD untuk mengedepankan semangat melayani masyarakat serta berperan aktif dalam menjaga ketertiban sosial dan memperkuat persatuan.

Sementara itu, Panglima BAKORMAD Wilayah Kalimantan Tengah, Kalam YL Runjan, menegaskan organisasinya siap menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menjaga kehormatan masyarakat adat Dayak sekaligus mengawal berbagai kebijakan yang berpihak pada kepentingan masyarakat.

“BAKORMAD akan terus berkoordinasi dan berkolaborasi dengan Dewan Adat Dayak serta seluruh pemangku kepentingan dalam mencegah dan menyelesaikan berbagai konflik sosial, budaya, ekonomi maupun lingkungan berdasarkan hukum adat dan kearifan lokal,” katanya.

Panglima BAKORMAD Nasional, Cornelis N. Anto, menambahkan bahwa organisasi yang dipimpinnya memiliki tugas mengawal keputusan Majelis Adat Dayak Nasional (MADN) dan Dewan Adat Dayak, sekaligus membantu pemerintah dan aparat penegak hukum menjaga ketenteraman masyarakat.

Hal senada disampaikan Presiden MADN, Marthin Billa. Ia menilai BAKORMAD memiliki posisi strategis sebagai jembatan antara masyarakat adat, pemerintah, serta aparat keamanan dalam menjaga ketertiban umum dan melindungi hak-hak masyarakat adat Dayak.

“BAKORMAD harus hadir sebagai kekuatan moral yang menjaga adat, budaya, dan kedamaian masyarakat Dayak di seluruh wilayah Kalimantan Tengah,” tegasnya.

Pelantikan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, Penjabat Sekretaris Daerah Kalimantan Tengah, kepala perangkat daerah, tokoh adat, serta anggota BAKORMAD dari berbagai kabupaten dan kota di Bumi Tambun Bungai. (mnc/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *