Terimakasih
Sempatkanlah untuk klik iklan, karena itu gratis...!
Food  

Resep Wadi Kuah Kuning Khas Dayak Kalimantan Tengah, Gurih Asam Fermentasi yang Menggugah Selera

Resep Wadi Kuah Kuning Khas Dayak Kalimantan Tengah, Gurih Asam Fermentasi yang Menggugah Selera
Foto Ilustrasi

PALANGKA RAYA, Wadi merupakan salah satu kuliner tradisional khas masyarakat Dayak di Kalimantan Tengah yang telah diwariskan secara turun-temurun. Hidangan ini dibuat melalui proses fermentasi ikan menggunakan garam dan beras yang disangrai, sehingga menghasilkan cita rasa gurih, sedikit asam, serta aroma yang khas.

Pada masa lalu, wadi menjadi cara masyarakat menyimpan hasil tangkapan ikan agar tahan lama. Kini, makanan ini justru menjadi sajian istimewa yang banyak dicari karena keunikan rasanya. Beragam jenis ikan air tawar dapat diolah menjadi wadi, mulai dari ikan patin, gabus, papuyu (betok), sepat, hingga jelawat.

Salah satu cara menikmati wadi yang paling populer adalah dimasak menjadi kuah kuning berbumbu rempah. Kuah hangat berpadu dengan rasa fermentasi ikan menciptakan hidangan yang nikmat disantap bersama nasi putih hangat.

Bahan-bahan

  • 3–4 potong ikan wadi siap masak
  • 600 ml air
  • 4 siung bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 3 butir kemiri
  • 2 cm kunyit
  • 2 cm jahe
  • 2 cm lengkuas, memarkan
  • 1 batang serai, memarkan
  • 2 lembar daun salam
  • 3 lembar daun jeruk
  • 5 buah cabai rawit utuh (sesuai selera)
  • Gula merah secukupnya
  • Garam secukupnya (sesuaikan karena wadi sudah asin)
  • Minyak untuk menumis

Cara Membuat

  1. Bilas ikan wadi dengan air mengalir untuk mengurangi kadar garam dan aroma fermentasi yang terlalu kuat. Tiriskan.
  2. Haluskan bawang merah, bawang putih, kemiri, kunyit, dan jahe.
  3. Panaskan sedikit minyak, kemudian tumis bumbu halus hingga harum dan matang.
  4. Masukkan serai, lengkuas, daun salam, serta daun jeruk. Aduk hingga aroma rempah keluar.
  5. Tuangkan air, lalu didihkan.
  6. Setelah kuah mendidih, masukkan potongan ikan wadi secara perlahan.
  7. Tambahkan cabai rawit utuh dan sedikit gula merah untuk menyeimbangkan rasa.
  8. Masak sekitar 15–20 menit dengan api sedang hingga bumbu meresap sempurna.
  9. Koreksi rasa. Tambahkan garam hanya bila diperlukan.
  10. Angkat dan sajikan selagi hangat.

Tips Memasak

  • Jangan terlalu banyak menambahkan garam karena ikan wadi sudah mengalami proses penggaraman saat fermentasi.
  • Jika menginginkan aroma yang lebih lembut, rendam ikan wadi selama 10–15 menit sebelum dimasak.
  • Kuah kuning juga dapat diperkaya dengan irisan tomat atau daun kemangi agar rasanya semakin segar.

Wadi kuah kuning sangat cocok disajikan sebagai menu makan siang maupun makan malam bersama nasi putih hangat, sambal terasi, dan lalapan. Perpaduan rempah Nusantara dengan cita rasa fermentasi khas Dayak menjadikan hidangan ini sebagai salah satu kekayaan kuliner Kalimantan Tengah yang patut dicoba.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *